Manfaat Bunga Kumis Kucing

  • On April 11, 2019 ·
  • By ·
Manfaat Bunga Kumis Kucing

zeus.co.id – Kumis kucing, dengan nama Latin Orthosiphon aristatus, tersebar luas di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Karena bentuknya, yang menyerupai helai rambut kucing, tanaman ini juga disebut kumis atau tanaman jawa. Selain sebagai tanaman hias, kumis kucing juga digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai kondisi kesehatan tertentu. Salah satu manfaat rambut kucing yang paling terkenal adalah pengobatan infeksi saluran kemih dan penyakit ginjal.

Manfaat kumis pada infeksi saluran kemih

Rambut kucing umumnya digunakan sebagai obat herbal untuk melawan infeksi bakteri, seperti. B. Luka pada kulit atau gusi yang bengkak. Berkat sifat antijamur dan anti-inflamasi kucing, ada banyak manfaat lain, mulai dari perawatan rematik dan asam urat, penyakit ginjal (terutama batu ginjal), sebagai obat alergi hingga timbulnya kejang-kejang.

Namun, manfaat kumis kucing adalah penyebab utama, yang telah ditunjukkan dalam berbagai penelitian medis sebagai obat untuk infeksi saluran kemih karena efek diuretiknya.

Manfaat kumis kucing

dilaporkan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Ethnoparmhacology, di mana beberapa tikus laboratorium diuji. Tikus-tikus ini menerima air yang ditambahkan ke kumis kucing.

Hasilnya adalah bahwa dalam tubuh, ekstraksi kumis untuk kucing menyebabkan peningkatan produksi urin, yang menyebabkan kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering. Secara tidak langsung, buang air kecil bolak-balik dapat membantu membilas bakteri yang memasuki kandung kemih. Ini juga mengurangi kemungkinan bakteri dapat menempel pada sel-sel di saluran kemih, yang dapat menyebabkan infeksi.

Hal yang perlu diingat saat memakan rambut kucing
Sejauh ini, tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk menentukan dosis aman rambut kucing dan risiko potensial.

Penelitian sebelumnya menemukan bahwa rambut kucing sedikit meningkatkan kadar serum BUN dan gula darah. Meskipun peningkatan kadar urea darah dan gula darah pada tingkat yang wajar masih dianggap aman, ini bisa menjadi indikasi bahwa Anda tidak boleh mengonsumsi obat-obatan herbal ini secara sewenang-wenang.

Karena kadar urea darah yang terlalu tinggi dapat mengindikasikan disfungsi saluran kemih atau bahkan kerusakan ginjal. Peningkatan kadar gula darah saja dikaitkan dengan risiko jangka panjang untuk berbagai jenis masalah kesehatan.

Ingat:

Sebelum menggunakan obat-obatan herbal atau suplemen sebagai obat untuk infeksi saluran kemih, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan dosis aman untuk Anda. Pastikan untuk mengikuti instruksi pada label produk sebelum menggunakan produk.

Sumber: https://tokobungalampung.com/

Baca Artikel Lainnya:

Arti Pendidikan Sebenarnya

Mengenal Android One