Laptop Dan Komputer Anda Tidak Mau Masuk Bios? Ini Penyebabnya!

  • On April 11, 2019 ·
  • By ·
Laptop Dan Komputer Anda Tidak Mau Masuk Bios? Ini Penyebabnya!

Saat ini, penggunaan laptop dan komputer sering menjadi gangguan atau istilah heng atau rusak. Berbagai jenis kerusakan kadang sulit diatasi dan banyak masalah menyebabkan masalah atau gangguan yang berbeda yang kadang sulit diatasi. Banyak masalah dapat terjadi pada laptop atau komputer. Contoh masalah yang akan kita bahas kali ini adalah komputer atau laptop tidak dapat dipanggil di BIOS atau umumnya sebagai kesalahan boot.

Pengertian BIOS

BIOS adalah perangkat lunak yang diwarisi dari CPU komputer atau laptop yang ada sebelum sistem operasi seperti Windows atau Linux diinstal. Juga, jika laptop atau komputer tidak dapat mengakses BIOS, itu tidak dapat secara otomatis masuk ke Windows dan biasanya menampilkan warna biru saat menulis. Layar biru dengan pesan kesalahan biasanya disebut layar biru. Ketika muncul, secara otomatis restart atau mati.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan komputer atau laptop tidak dapat mengakses bios dan menampilkan layar biru. Tapi kamu tidak perlu khawatir. Terlepas dari sejumlah faktor yang dapat menyebabkan komputer gagal memasuki biosystem, saya akan memberikan beberapa cara efektif untuk menyelesaikan masalah ini. Mungkin ini akan dengan mudah menyelesaikan masalah yang dihadapi pada laptop dan komputer Anda. Cara mengelola laptop dan komputer Anda yang tidak dapat memasukkan format bios.

1. Masalah yang terjadi pada bios

Faktor umum dan terdeteksi ketika laptop atau komputer tidak dapat mengakses bios adalah masalah biosystem. Masalah ini biasanya menyebabkan laptop tidak mengakses BIOS, sehingga laptop tidak dapat mengakses Windows.

2. Perangkat lunak yang tidak kompatibel

Perangkat lunak yang diinstal pada PC atau laptop Anda juga dapat memengaruhi biosystem laptop atau PC Anda. Perangkat lunak yang tidak kompatibel atau tidak kompatibel dengan laptop atau PC dapat menyebabkan BIOS rusak dan boot gagal. Bisa juga karena fakta bahwa perangkat lunak yang diinstal tidak berfungsi dengan benar atau telah terjadi kesalahan.

3. Hard disk yang tidak dikenal.

Perangkat keras atau perangkat keras yang tidak dikenali oleh PC juga dapat menyebabkan masalah bios. Misalnya, sebagai hard drive, hard drive adalah media penyimpanan yang memainkan peran penting dalam sistem operasi komputer. Jika hard disk komputer terkunci dan sistem tidak dikenali, komputer tidak dapat mengakses BIOS dan pemberitahuan ERORR “DISK BOOT FAILURE” akan ditampilkan.

4. Masalah yang sering terjadi pada memori dan VGA

Selain masalah hard disk atau hard disk, BIOS juga bisa disebabkan oleh memori dan VGA. Masalah memori dan VGA dapat menyebabkan komputer atau laptop tidak mengganggu bios dan berulang kali membunyikan “bip” saat dihidupkan. Jika masalahnya adalah VGA, tidak ada gambar yang akan muncul di layar saat komputer atau laptop dihidupkan.

5. Gunakan komputer atau laptop yang berlebihan

Penggunaan laptop atau komputer secara berlebihan dapat menyebabkan panas berlebih atau terlalu panas. Apa yang terjadi pada komputer biasanya panas pada suhu komputer atau laptop, yang dapat membebani kinerja sistem. Jika sistem dibiarkan tanpa gangguan, mungkin macet di komputer atau laptop yang tidak mau hidup.

6. Hard disk rusak atau sistem Windows

Kesalahan dalam input BIOS juga bisa disebabkan oleh kurangnya data Windows dan hard disk yang rusak. Hard drive yang rusak dapat mempengaruhi kinerja sistem dan juga menyebabkan bios, menyebabkan proses boot gagal.

7. Laptop atau sistem yang terinfeksi virus

Akibatnya, laptop atau komputer tidak menyerbu bios karena ada virus. Virus yang menginfeksi laptop atau komputer dapat mengurangi kinerja sistem dan menyebabkan masalah bios sampai layar biru muncul.

Baca Juga :